Preloader logo

Kajian Sepekan Usai, Ustadz Apad: Semoga Bisa Merubah Pola Hati, Pikir, dan Sikap

BANDUNG (sigabah.com)—Kajian Sepekan Ramadhan Pesantren Ibnu Hajar usai setelah diakhiri dengan materi sesi ketiga yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Latief Awwaludin menyoal fiqih riba.

Sebelum penutupan, seluruh peserta yang mengikuti acara sekurang-kurangnya tiga hari berhak mendapatkan “ijazah” sebagai pemberian izin untuk menyampaikan kembali materi yang telah dibahas pada Kajian Sepekan Ramadhan.

Dalam penutupan, Ustadz Apad Ruslan selaku Pimpinan Pesantren Ibnu Hajar mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terkait keberlangsungan Kajian Sepekan Ramadhan Pesantren Ibnu Hajar.

Ustadz Apad menyampaikan, setiap diadakan Kajian Sepekan Ramadhan, panitia selalu mencari materi yang berbeda dari acara-acara yang diselenggarakan oleh instansi lainnya.

“Untuk menyampaikan materi kami musyawarah dulu, kira-kira materinya apa” tutur Ustadz Apad Ruslan, Sabtu (10/06/17), di Pendopo Pesantren Ibnu Hajar.

Selain itu, Ustadz Apad berharap agar ilmu yang telah diterima bukan hanya sekadar karena diinginkan, tetapi bisa merubah beragam pola yang dibutuhkan dalam setiap aspek kehidupan.

“Semua ilmu yang telah ibu bapak terima mudah-mudahan bisa merubah pola hati, pola pikir dan pola sikap,” tutup Ustadz Apad Ruslan.

Mengenai materi yang disampaikan, para peserta bisa menangkap dan memahami dengan mudah. “Semuanya alhamdulillah, cara menyampaikannya mudah dipahami. Dan insya Allah tinggal diamalkan,” ungkap Aliya Rasyida, salah seorang peserta dari Pesantren Persis 34 Cibegol.

“Saya mengikuti kegiatan Ibnu Hajar sejak tahun kemarin. Alhamdulillah ketagihan sampai tahun sekarang. Dan insya Allah tahun depan juga akan ikut lagi,” tutupnya.

By: Ikhwan Fahmi, jurnalis sigabah.com