RAGAM KEISTIMEWAAN RAMADHAN

Sebagaimana telah kita maklumi bahwa bulan Ramadhan memiliki berbagai keutamaan dibandingbulan-bulan lainnya. Beberapa ciri keistimewaan bulan ini disebutkan oleh Nabi melalui sabda beliau, antara lain sebagai berikut:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ لَمَّا حَضَرَ رَمَضَانُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ جَاءَكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌ مُبَارَكٌ افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ تُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَيُغْلَقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ وَتُغَلُّ فِيهِ الشَّيَاطِينُ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا قَدْ حُرِمَ

Dari Abu Hurairah, dia berkata, “Ketika datang bulan Ramadhan Rasulullah saw. bersabda, ‘Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah, padanya Allah mewajibkan kalian shaum, padanya pintu-pintu surga dibuka lebar dan pintu-pintu nerakaditutuprapat, dansetan-setandibelenggu. Pada bulan Ramadhan ada satu malam yang lebih baik dari pada seribu bulan, dan barang siapa tidak mendapati malam itu maka ia telah kehilangan pahala seribu bulan.” HR. Ahmad, Ibnu Abu Syaibah, Abd bin Humaid, dan Ishaq bin Rahawaih.[1]

Sabda Nabi di atas menunjukkan bahwa apabila bulan Ramadhan tiba, pintu surgadibuka, pintunerakaditutup, dan setan dibelenggu. Sekilas, keterangan Nabi ini memberi kesan bahwa di luar bulan Ramadhan terjadi “peristiwa” kebalikannya. Artinya, di luar bulan Ramadhan pintu surga ditutup, pintu neraka dibuka, dan setan bebas berkeliaran tanpa dibelenggu. Apakah demikian maksud Nabi saw.? Telusuri jejak jawabannya di bawah ini:

By Amin Muchtar, sigabah.com/beta

[1]Lihat, HR. Ahmad, Musnad Ahmad, II:425, No. 9493; Ibnu Abu Syaibah, al-Mushannaf, II:270, No. 8867; Abd bin Humaid, MusnadAbd bin Humaid, I:418, No. 1429; Ishaq bin Rahawaih, MusnadIshaq bin Rahawaih, I:73, No. 1.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *