DEMI MEMBELA ULAMA DAN KEDAULATAN NEGARA, PENYANDANG TUNA DAKSA HADIRI APEL AKBAR ORMAS ISLAM JABAR

BANDUNG (sigabah.com)—Umat Islam yang tergabung dalam Aliansi Pergerakan Nasional Jawa Barat (API Jabar) menggelar apel akbar umat Islam Jawa Barat di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (26/1/17). Acara yang dilangsungkan usai melaksanakan Gerakan Shalat Subuh Berjamaah dan shalat duha tersebut merupakan bentuk penolakan umat Islam Jabar terhadap kriminalisasi ulama.

Sebagaimana diketahui, Imam Besar Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab dilaporkan oleh Sukmawati Soekarnoputri terkait kasus dugaan penistaan pancasila beberapa pekan lalu. Sampai saat ini, proses hukum yang menjerat Habib Rizieq belum juga usai. Pasalnya, bukti dari pelapor pada gelar perkara yang dilangsungkan Senin kemarin dirasa masih kurang sehingga belum bisa mengubah status hukum Habib Rizieq menjadi tersangka.

Sekitar pukul 09.30 WIB, umat Islam yang berasal dari berbagai tempat sudah memenuhi area jalan di depan Gedung Sate. Turut hadir Abah Ador, alumni long march Ciamis-Jakarta pada aksi 212 yang tiba dini hari pukul 01.00 WIB di Masjid Pusat Dakwah Islam (Pusdai).

Kehadirannya, menurut Abah Ador, merupakan langkah untuk memberikan motivasi kepada sesama muslim untuk ikut bergerak membela ulama yang terlalu sering dipojokkan. “Saya ikut dalam aksi ini ya sedikit memotivasi kepada rekan-rekan sesama muslim untuk sama-sama bergerak membela para ulama yang sekarang sedang dipojokkan dan disudutkan,” ungkap lelaki penyandang tuna daksa itu.

Memang, Abah Ador menambahkan, seorang ulama tidak akan terlepas dari kesalahan. Namun, jangan sampai ada bentuk kriminalisasi. “Terlalu banyak disudutkan, dikriminalisasi.”

Ia berharap, semoga kehadirannya dari berbagai aksi senantiasa menggerakkan hati umat Islam untuk menjaga dan membela ulama yang banyak berkontribusi dalam memerdekakan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

By: Ikhwan Fahmi, Jurnalis sigabah.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *