TUNTUTAN UMAT ISLAM INDONESIA DALAM AKSI BELA TAUHID 211

Jakarta (sigabah.com) — Pukul 16.00 hampir jutaan masa aksi masih bertahan di bunderan patung kuda jl.merdeka selatan, masa aksi tidak dapat menerobos ke depan istana negara, karena beberapa meter dari patung kuda dipasang pagar kawat berduri.

Massa aksi terus menyuarakan tuntutannya kepada pemerintah agar menghukum pelaku pembakaran bendera yang berlafalkan Tauhid dan menegakkan keadilan.

Menurut informasi yang kami himpun, para delegasi yang bertemu dengan pemerintah masih dalam tahap negosiasi belum selesai dan belum keluar dari istana, sementara yang menyambut para delegasi adalah mentri kabinet pemerintah jokowi yang diwakili oleh menkopolhukam dan wkapolri serta jajarannya, sedangkan presiden Jokowi berada di pontianak.

Berikut beberapa tuntutan dari massa aksi:

TUNTUTAN UMAT ISLAM INDONESIA DALAM AKSI BELA TAUHID 211 BERSAMA ORMAS-ORMAS ISLAM INDONESIA.

1. Kami meminta kepada pemerintah Republik Indonesia untuk membuat pernyataan resmi bahwa BENDERA TAUHID ADALAH BENDERA RASULULLAH SAW bukan bendera ormas tertentu.

2. Kami meminta kepada pemerintah Repuplik Indonesia untuk memproses hukum semua pihak yang terlibat dalam pembakaran bendera Tauhid, baik pelaku maupun aktor intelektual yang mengajarkan dan mengarahkan serta menebar kebencian untuk memusuhi bendera Tauhid.

3. Mengimbau kepada seluruh umat Islam Indonesia untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan serta tidak mudah diadu domba oleh pihak manapun.

4. Mengimbau kepada umat beragama agar menghormati simbol-simbol agama dan selalu menjaga kebhinekaan sehingga tidak ada lagi persekusi atau penolakan terhadap pemuka agama atau aktivis di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

5. PBNU wajib meminta maaf kepada umat Islam atas pembakaran bendera Tauhid yang dilakukan oleh anggota BANSER di Garut dan PBNU harus dibersihkan dari liberalisme dan aneka faham sesat menyesatkan lainnya karena NU adalah rumah besar ASWAJA.

Itulah beberapa tuntutan dari masa AKSI BELA TAUHID.

Di sela-sela orasi, koordinator acara mengajak kepada massa aksi untuk tetap bertahan sampai malam jika para delegasi belum keluar dari istana dan hasilnya deadlock. [fa]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *