Persada VII, Ustaz Amin: Para Kader Harus Kenal Orang Tua

Anggota Dewan Hisbah Persis sekaligus Staf Ahli MUI Pusat, Ustaz Amin Muchtar, menghadiri undangan panitia Perkemahan Riyadhoh Sabtu dan Ahad (PERSADA) di Punceling Pass, Rancabali, Jumat (14/09) sebagai pemateri. Dalam acara akbar Pimpinan Daerah Pemuda Persatuan Islam Kabupaten Bandung tersebut, Ustaz Amin diberi kesempatan untuk mengutarakan materi tentang Genealogi Keilmuan Persatuan Islam di Bidang Fiqih.

“Dalam lingkup Persis, maka silsilah gen fiqih ulama Persis ada dua pendekatan, yaitu struktural-institusional, yaitu Dewan Hisbah, dan yang kedua kultural-personal, yaitu hubungan guru-murid,” ungkap beliau.

Ustaz Amin menambahkan, di antara ulama Persis yang diditokohkan dalam bidang fiqih adalah Muhammad Yunus dan KH. Zamzam dengan kajian-kajiannya, tetapi yang paling dikenal adalah A. Hassan. Gen keilmuan A. Hassan turun kepada A. Qadir Hassan yang fokus mengembangkan keilmuannya di Bangil dan KH. E. Abdurrahman yang kemudian diturunkan kepada kibarul ulama, seperti KH. Ikin Shadikin dan KH. Usman Solehudin.

Hal ini sangat penting untuk disampaikan, mengingat kader Persatuan Islam perlu mengenal orang tuanya. “Mau bagaimana anak melanjutkan perjuangan orang tua jika anak tidak tahu orang tua. Bukan anak tidak mau melanjutkan perjuangan orang tua, tapi tidak ada yang bisa mengenalkan.” (/IF)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *