Lebih Dekat dengan Kandidat Wakil Umat

BANDUNG (sigabah.com)—Ada yang berbeda dengan kajian Majelis Sigabah pada Senin (11/3/19) di Pendopo Pesantren Ibnu Hajar lalu. Format yang biasanya digunakan adalah ceramah monolog yang disampaikan oleh Ustaz Amin Saefullah Muchtar berubah menjadi talk show yang bertemakan “Lebih Dekat dengan Kandidat Wakil Umat” dengan menghadirkan dua pembicara lainnya, yaitu H. Arif Hamid Rahman, Caleg DPRD Dapil I Kota Bandung dan H. Arif Rahman, Lc,. MA, Caleg Dapil I Jabar.

Dalam talk show tersebut Ustaz Amin Muchtar menyampaikan bahwa dalam kajian Majelis Sigabah pada beberapa pertemuan lalu sudah dibahas perihal pedoman bersiyasah berdasarkan syariat, baik menurut tinjauan al-Quran, sunah, maupun himbauan khusus dari Jam’iyyah Persis. Sebagai mubalig, Ustaz Amin Muchtar merasa perlu untuk menjelaskan kepada umat mengenai pengamalan pedoman-pedoman tersebut dalam kerangka tathbiq atau praktik.

“Ketika PP Persis tegas dengan sifat, maka  (perlu, pen) menerapkan mausuf, yaitu siapa orang yang paling mendekati dengan sifat yang ditetapkan. Maka seperti yang telah dijanjikan, mulai dari malam selasa sekarang kita akan menghadirkan langsung, terutama caleg yang ada irisan dengan Persis di semua dapil, dari Dapil I sampai Dapil XI,” tutur Ustaz Amin.

Sementara itu, terdapat banyak pertanyaan umat kepada Pesantren Ibnu Hajar terkait rekomendasi kandidat. Kajian Majelis Sigabah kali ini merupakan jawaban dari Pesantren Ibnu Hajar dalam upaya menghilangkan keraguan dan mengilmukan umat.

“Maka sering saya ingatkan bahwa kami tidak akan mengajarkan puja-puji dan caci maki, tetapi mengedukasi umat dengan alat bukti. Dalam konteks pemilu legislatif maka kita hadirkan alat bukti dari orang-orang yang hari ini diberikan amanah. Ini orangnya, ini hujahnya, ini alasannya supaya pertanggung jawaban di akhirat itu ringan bagi kita,” jelas beliau.

Dr. H. Arif Rahman, Lc,. MA sebagai Caleg Dapil I Jabar yang dihadirkan di Majelis Sigabah merupakan mantan Staf Kedutaan Besar Republik Indonesia di Maroko yang mengurusi urusan politik dan ekonomi. Hal ini merupakan modal yang dimiliki H. Arif Rahman dalam berpolitik di Indonesia.

Selain itu, H. Arif Hamid Rahman, Caleg Dapil I Kota Bandung, saat ini masih menjabat sebagai anggota DPRD Kota Bandung Komisi C tentang Pembangunan dan Infrastruktur. Terlebih pada masa jabatannya tersebut, H. Arif Hamid memiliki kontribusi yang menjadi pertimbangan.

“Tahun 2018, Desember, kita mengeluarkan Perda nomor 14 tahun 2018, mengganti Perda nomor 5 tahun 2010 tentang pembangunan. Saya sisipkan, setiap tempat khalayak ramai harus ada sarana prasarana ibadah yang layak,” kata H. Arif Hamid.

Dua caleg yang sudah dihadirkan tersebut merupakan rekomendasi dari Pesantren Ibnu Hajar sebagai jawaban terhadap pertanyaan umat. Rekomendasi tersebut tentunya dibarengi dengan beragam alasan dan bukti.

“Inilah cara kami mengilmukan umat dalam bersiyasah. Mudah-mudahan dengan cara ini hari ini kita ada pencerahan. Tahun 2019 lebih baik lagi karena umat tercerdaskan, sehingga penuh dengan tanggung jawab, berdampak terhadap perubahan yang diharapkan sesuai dengan keridaan Allah Swt,” tutup Ustaz Amin Muchtar. (/IF)

Lihat video lengkapnya di Fanspage Sigabah Kreativa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *