KLOTER SYUHADA DAN MUJAHID, AKHIRNYA TIBA

Sigabah.com – (Bekasi). Kamis, 8 Muharram 1437 H/22 Oktober 2015, jam tangan salah seorang pengurus Pimpinan Daerah (PD) Persatuan Islam (Persis) Kabupaten Bandung telah menunjukan jam 21.44 waktu setempat. Malam itu, konvoi bus yang membawa rombongan para mujahid, jamaah haji yang tergabung dalam JKS 61 (embarkasi Jakarta-Bekasi kloter 61), mulai memasuki area Asrama Haji, Bekasi.

1

Bus Rombongan Jamaah Haji Kloter 61 Memasuki Area Asrama Haji

Sebelumnya, jamaah haji kloter 61 itu, telah mendarat dengan selamat di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, sekira pukul 20.04 WIB. Sebanyak 286 jamaah haji terlihat diselimuti rasa bahagia bercampur haru. Jumlah ini tidak sama dengan saat mereka berangkat ke tanah suci di bulan September lalu (347 orang), mengingat 60 jamaah dari kloter ini telah menjadi syahid pada musibah Mina, Kamis 24 September 2015, dan 1 jamaah masih di rawat di RS Arofah, Saudi Arabia.

Di area parkir asrama haji Bekasi itu, satu demi satu para mujahid itu turun dari bus masing-masing yang berjumlah 7 unit, kecuali 1 unit bus lainnya hanya berisi barang-barang milik para jamaah haji yang menjadi syuhada dalam musibah Mina itu. Kedatangan mereka di asrama haji itu disambut isak tangis segenap unsur pimpinan jamiyyah Persis dan staf, yang sejak sore sudah menunggu.

Dokumen Kedatangan - Copy

Rombongan Jamaah Haji Kloter 61 Memasuki Asrama Haji

Pukul 22.05 WIB, dilangsungkan acara penyambutan Jamaah Haji kloter 61, yang dipimpin langsung oleh Dirjen Urusan Haji dan Umrah Kemenag RI.

Ri

Dirjen Urusan Haji dan Umrah Kemenag RI duduk di samping Ketua Umum PP Persis

Pukul 23.02, setelah selesai acara penyambutan, dilanjutkan dengan acara pelepasan jamaah haji yang berasal dari beberapa kota dan kabupaten berbeda, dengan pengawalan petugas jam’iyyah Persis dari Pimpinan Daerah (PD) masing-masing, meliputi: Kab. Ciamis, kota Banjar, Kab. Purwakarta, Kab. Bekasi, Kab. Bogor, Kab. Sukabumi, dan Kab. Subang.

 Dokumen Kedatangan - Copy (2)

Rombongan Jamaah Haji Kloter 61 Bersiap-siap Meninggalkan Asrama Haji

Pukul 23.05, rombongan jamaah haji mulai meninggalkan asrama haji menuju daerah masing-masing. Sementara rombongan jamaah haji, yang berasal dari kabupaten Bandung dan kota Cimahi, sebelum melakukan perjalanan ke Lanud Sulaiman, Kabupaten Bandung, direncanakan akan transit terlebih dahulu di Rumah Makan (RM) Cibening Sari, Jl Raya Sadang-Cikampek, Ciparung Sari, Purwakarta.

map

Posisi Perjalanan Rombongan Jamaah Haji Pukul 00.03 WIB sebelum transit di RM Cibening Sari Purwakarta

Setelah menempuh perjalanan sekitar 1,5 jam dari asrama haji di Bekasi, pukul 00.30 WIB, 1 bus yang mengangkut barang-barang milik syuhada dan 5 bus yang mengangkut rombongan jamaah haji, yang berasal dari tiga daerah itu transit di Rumah Makan (RM) Cibening Sari, Purwakarta. Kedatangan mereka di sana juga disambut isak tangis segenap unsur pimpinan jamiyyah Persis dan staf dalam jumlah yang lebih besar, yang sudah menunggu sejak awal.

 Dokumen Kedatangan - Copy (3)

Rombongan Jamaah Haji Saat transit di RM Cibening Sari Purwakarta

Dari RM Cibening Sari, Purwakarta, 5 bus yang mengangkut rombongan jamaah haji melanjutkan perjalanan menuju lanud Sulaiman, sementara 1 bus yang mengangkut barang-barang milik syuhada menuju kantor PP Persis Jl. Perintis Kemerdekaan No.2, Sumur Bandung, Kota Bandung.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 1 jam dari RM Cibening Sari, Purwakarta, pukul 02.04 WIB, Bus yang mengangkut barang-barang milik syuhada tiba di kantor PP Persis. Saat berita ini ditayangkan (Sabtu, 24/10/2015), barang-barang itu telah diserahkan kepada keluarganya masing-masing (Jumat, 23/10/2015).

 Dokumen Kedatangan2 - Copy

Barang-barang milik syuhada di turunkan dari bus di kantor PP Persis

Sementara 5 bus yang mengangkut rombongan jamaah haji tiba di lanud Sulaiman pukul 02.18. Kedatangan mereka di sini juga disambut isak tangis segenap keluarga masing-masing, serta unsur pimpinan jamiyyah Persis, yang sudah menunggu sejak awal.

54

Rombongan Jamaah Haji Tiba di Lanud Sulaiman

87Para mujahid dan syuhada tampaknya tidak terlalu berlebihan disematkan pada mereka, karena mereka adalah para pejuang antara hidup dan mati di tengah himpitan orang banyak yang tinggi besar dan terinjak-injak, justru saat mereka hendak mematuhi seruan Allah dan Rasul-Nya dengan penuh harapan agar ibadah hajinya termasuk haji mabrur. Mereka berada di situ sebagai umat terpilih yang layak mendapatkan “kemuliaan Allah”. Dengan musibah itu, mereka yang syahid telah dipertemukan dengan surga Allah. Mereka yang terluka, lukanya telah berbuah pahala.

Kini, mereka yang kembali tengah berkumpul dengan keluarganya. Sementara mereka yang tidak kembali, kini sedang “berkumpul” dengan amal shaleh mereka. Semoga keluarga dan karib kerabat yang ditinggalkan dapat tabah menghadapi musibah ini sehingga limpahan karunia dan petunjuk-Nya senantiasa tercurah kepada mereka. Aamiin Yaa Mujiibas saa’iliin.

By Tim Sigabah Publika

Editor: Amin Muchtar, sigabah.com/beta

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *