IBNU HAJAR SELEKSI KADER ULAMA ANGKATAN II

Sigabah.com – (Bandung). Setelah dibuka pendaftaran santri baru program studi (Prodi)  Bahasa Arab, sejak 1 hingga 15 Agustus 2016, sebanyak 32 calon santri angkatan II ini telah mengikuti seleksi  akademik pada hari kemarin, Kamis, 18 Agustus 2016.

Seleksi akademik dilaksanakan untuk menentukan pada level/tingkat mana mereka berkemampuan mengikuti prodi Bahasa Arab: Level dasar/tingkat 1 (al-mustawa al-awwal) ataukah pada level menengah/tingkat 2 (al-mustawa ats-tsani). Bahkan, bisa saja mereka layak masuk pada level mahir atau tingkat 3 (al-mustawa ats-tsalits).

Tahapan seleksi akademik ini merupakan tahapan awal dari serangkaian proses seleksi yang ditetapkan pihak Pesantren Ibnu Hajar. Selanjutnya, calon santri diwajibkan mengikuti: (a) masa orientasi santri (MOS) untuk mengenal visi, misi, tujuan, prinsip perjuangan Pesantren Ibnu Hajar; (b) Mengenal program dan bidang studi, serta standar kelulusan dan sertifikasi; (c) wawancara untuk menggali motivasi dan komitmen mereka dalam mengikuti seluruh program pendidikan dan menaati setiap peraturan yang ditetapkan lembaga; (d) psikotes untuk menggali minat, bakat, kepribadian, dan kemampuan mereka dalam mengikuti program kaderisasi ulama PKU, pada jenjang selanjutnya.

poto 1

Perlu diinformasikan di sini, bahwa pada level al-mustawa al-awwal (Dasar/Tingkat I) Bidang studi yang diajarkan khusus bahasa Arab tingkat dasar. Kompetensi bidang studi agar santri dapat mengenal kosa kata dan grammar dengan benar dan menjadi terbiasa membaca al-kutub al-arabiyyah sesuai kaidah. Kompetensi didapatkan setelah santri mengikuti program studi level I dalam jangka waktu selama satu tahun dengan satuan waktu menggunakan sistem semester (2 semester). Santri yang dinyatakan lulus dapat mengikuti program studi bahasa Arab level al-mustawa ats-tsani (Menengah/Tingkat II).

Pada level al-mustawa ats-tsani (Menengah/Tingkat II), bidang studi yang diajarkan khusus bahasa Arab tingkat menengah. Kompetensi bidang studi agar santri dapat membaca al-kutub al-arabiyyah dengan benar dan menjadi terbiasa membaca al-kutub al-arabiyyah sesuai kaidah. Kompetensi didapatkan setelah santri mengikuti program studi level II dalam jangka waktu selama satu tahun dengan satuan waktu menggunakan sistem semester (2 semester). Santri yang dinyatakan lulus dapat mengikuti program studi bahasa Arab level al-mustawa al-tsalits (Mahir/Tingkat III). Selain itu, santri yang dinyatakan lulus dengan kualifikasi mumtaz atau jayyid jiddan dapat mengikuti program kaderisasi ulama (PKU) Level I (Mujtahid Fatwa).

Sedangkan pada al-mustawa ats-tsalits (Mahir/Tingkat III), bidang studi yang diajarkan bahasa Arab  kombinasi tingkat menengah dan pengembangan serta metode terjemah. Kompetensi bidang studi agar santri dapat menerjemah al-kutub al-arabiyyah dengan benar dan dapat memahami kandungan al-kutub al-arabiyyah tingkat pengembangan. Kompetensi didapatkan setelah santri mengikuti program studi level III dalam jangka waktu selama satu tahun dengan satuan waktu menggunakan sistem semester (2 semester). Santri yang dinyatakan lulus dengan kualifikasi mumtaz atau jayyid jiddan dapat mengikuti program kaderisasi ulama (PKU) Level II (Mujtahid Murajjih).

Adapun sistem pengajaran, Pesantren Ibnu Hajar menggunakan dua sistem, yaitu sistem sorogan dan sistem bandongan atau wetonan yang sering disebut kolektif. Metode utama sistem pengajaran di lingkungan pesantren Ibnu Hajar ialah sistem bandongan atau wetonan. Dalam sistem ini, sekelompok murid mendengarkan seorang guru yang membaca, menerjemahkan, dan menerangkan kitab-kitab tertentu. Kelompok kelas dari sistem bandongan ini disebut halaqah yang artinya sekelompok santri yang belajar dibawah bimbingan seorang guru. Meski demikian, untuk mempertajam dan mengasah kemampuan santri, Pesantren Ibnu Hajar juga menggunakan sistem sorogan, yaitu setiap murid mendapat kesempatan untuk belajar secara langsung dari asatidzah atau musa’id (asisten). Sistem ini diberikan dalam kegiatan ko-ekstra kurikuler yang menuntut kesabaran, kerajinan, ketaatan dan disiplin pribadi dari murid.

Kegiatan belajar mengajar (KBM) program studi Bahasa Arab dan Program Kaderisasi Ulama (PKU) di Pesantren Ibnu Hajar tahun pelajaran II (2016-2017), insya Allah akan dilaksanakan mulai 19 September 2016, pukul 08.00 hingga Ashar.

Semoga saja, mereka dapat menjadi generasi pelanjut dan penyambung estafeta perjuangan para ulama dalam seruan untuk berpegang teguh kepada Al-Quran dan Sunah, memelihara akidah dari berbagai virus menyesatkan, memurnikan pemahaman tentang Islam serta penerapannya dalam segala aspek kehidupan.

Reporter Tim Sigabah Publika

Editor: Amin Muchtar, sigabah.com/beta

Lampiran Daftar Santri Baru

Daftar Calon Santri Angkatan II

1 thought on “IBNU HAJAR SELEKSI KADER ULAMA ANGKATAN II

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *