Harmoni Kader Persatuan Islam

BANDUNG (sigabah.com)—Harmoni merupakan unsur yang harus tertanam dalam tiap anggota suatu oganisasi. Dalam hal ini, harmoni dapat diartikan sebagai keselarasan atau keserasian rasa, aksi, gagasan, ataupun minat. Hal ini terjadi satu bulan ke belakang ketika diselenggarakannya Muktamar Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis) IX di Jakarta, Selasa-Kamis (25-27/09/18) lalu.

Sebagaimana yang disampaikan Andri Nur Kamal, selaku Ketua Bidang Politik dan Hukum Pimpinan Pusat Hima Persis periode 2-16-2018, tema yang digunakan pada Muktamar, yaitu “Sinergi Harmoni Islam dan Indonesia” sudah mampu direalisasikan di kalangan internal Hima.

“Dan ini pun mengalami hal yang sangat romantis ketika penyelenggaraan muktamar, di mana akhirnya sinergi harmoni antara Islam dan Indonesia juga turut ke bawah di internal Hima Persis, seolah menjadi bernuansa sinergi harmoni kader Hima Persis,” tuturnya.

Tidak kalah dengan Pemudi Persis. Grand Launching Muktamar XI Pemudi Peris menjadi penyebab nilai harmoni semakin tumbuh, khususnya di internal Pemudi. Silaturahmi yang terjadi—meskipun melibatkan Persis, Persistri, Hima, Himi, IPP, dan IPPI—sangat terjalin dengan baik sebagaimana ketika pelepasan peserta gerak jalan sehat, mulai start dari Jl. Perintas Kemerdekan dan finish di Balai Kota Bandung, Ahad (14/10/18).

Selain silaturahmi, silatul ‘ilmi Pemuda Peris pun berlangsung sangat menarik. Ustazah Nabila yang merupakan salah satu juri Hafidz Indonesia menjadi pemateri pada acara seminar al-Qur’an Grand Launching Pemudi Persis XI. Dalam acara tersebut Ustazah Nabilah menyarankan untuk menghafal satu ayat al-Qur’an tiap harinya. Satu di antara alasannya ialah karena hal ini bisa dilakukan sambil mengerjakan aktivitas lainnya.

“Misalkan sambil memasak di dapur atau mengasuh anak, kita bisa menghafal satu ayat. Dan itu harus rutin dilakukan setiap hari,” sarannya sebagaimana dikutip dari persis.or.id.

Tidak hanya seminar al-Qur’an, talk show ASI pun memberikan asupan ilmu bagi para kader Pemudi Persis. Adapun narasumber yang diundang untuk menyampaikan materi pada talk shor tersebut ialah Della Sabrina, istri dari Irfan Hakim, Mang Roisz selaku pegiat Ayah ASI, dan Ibu Hj. Titin Supriatin, sebagai Kabid Jam’iyyah PP Persistri. (/IF)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *