Habib Rizieq: Ada 5 Gerakan Sistematis Sedang Menghancurkan NKRI

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) mengatakan, ada lima indikasi gerakan sistematis dan terstruktur yang sedang menghancurkan kesatuan NKRI.

“Pertama pembiaran aliran sesat dan penodaan agama secara masif, bahkan para pelakunya dilindungi dan dibesarkan, padahal agama apapun tidak boleh dinista dan dinodai apalagi agama Islam yang merupakan agama rahmatan lil alamin,” katanya kepada jutaan massa aksi Reuni Akbar Mujahid 212 melalui teleconference (sambungan jarak jauh) di Monas, Jakarta, Ahad (2/12/2018).

“Kedua pembiaran kezaliman dan ketidakadilan yang meruntuhkan sendi-sendi penegakan hukum. Sehingga yang disukai rezim bebas melanggar hukum sedang yang tidak disukai dikerjai dengan merekayasa rekayasa,” imbuh HRS.

Nomor tiga menurut Rizieq adalah permasalahan ekonomi. Ia mengkritisi adanya pemberdayaan ekonomi neolibberdasarkan sistem untungkan penjajah asing dan aseng.

“Yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin, lapangan kerja dipelihara asing, nilai mata uang terus merosot, pasar rakyat dilibas habis oleh konglomerat kita, bahkan kaum cilik banyak yang kelaparan dan kekurangan gizi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pembiaran kemungkaran dan kemaksiatan seperti perdukunan, korupsi, pornografi, pornoaksi, prostitusi dan LBGT disebut HRS juga sebagai indikasi yang bisa merusak NKRI.

“Sehingga kemaksiatan seperti ini merajalela. Keterusan generasi bangsa secara menakutkan sekaligus mengundang bencana dimana mana. Inalillahi wa innailahi rojiun,” katanya.

Terakhir, Rizieq menyebut saat ini adanya tindak pembudayaan dan pelestarian kebohongan dalam pengelolaan negara.

“Ironisnya bohong dijadikan tradisi dan dipertontonkan secara massal, bahkan dalam soal kecil sekalipun harus bohong, rakyat terus dicekoki berita hoaks dan fitnah. Pernyataan-pernyataan yang penuh dusta dan bohong,” paparnya.

Untuk itu, ia mengajak seluruh umat Islam dan rakyat Indonesia untuk segera bersatu dan bahu-membahu dalam melakukan perbaikan dan perubahan yang lebih baik.

“Saudaraku seiman seakidah, saudaraku sebangsa dan setanah air, kondisi buruk dan situasi gawat ini harus segera dihentikan. Kondisi buruk yang sangat berbahaya ini harus segera di berhentikan tidak boleh dibiarkan,” pungkasnya.

sigabah.com | jurnalislam.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *