Gerhana Bulan Tahun 1866 Silam, InsyaAllah Terjadi Lagi hari ini

Gerhana matahari (kusuf) dan bulan (khusuf) termasuk dari tanda-tanda kekuasaan Allah yang dengannya Dia memberi peringatan kepada para hamba-Nya. Karenanya Rasulullah ‘alaihishshalatu wassalam telah mensyariatkan untuk mengerjakan shalat ketika terjadi gerhana.

Gerhana bulan total insya Allah akan terjadi pada hari ini  (31 Januari 2018). “Ini peristiwa yang cukup langka terjadinya. Hal ini disebabkan, peristiwa ini terakhir diamati pada 31 Maret 1866 atau 152 tahun yang lalu,” tulis situs Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan).

Tiga fenomena insya Allah terjadi secara bersamaan pada hari ini: diawali dengan gerhana sebagian, diikuti dengan gerhana total, gerhana parsial lagi, dan bulan sepenuhnya terlepas dari bayangan bumi.

Terjadi 152 Tahun Silam, Ayo Saksikan Gerhana Bulan Total

Gerhana bulan total akan terjadi pada 31 Januari 2018. Ini adalah fenomena yang terjadi secara bersamaan, yaitu blue moon, super moon, dan gerhana bulan.

“Ini peristiwa yang cukup langka terjadinya. Hal ini disebabkan, peristiwa ini terakhir diamati pada 31 Maret 1866 atau 152 tahun yang lalu,” dalam keterangan tertulis di situs Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan).

Gerhana bulan total 31 Januari 2018 akan terlihat di seluruh Indonesia. Proses gerhana mulai pukul 18:48 WIB. Gerhana bulan total pukul 19.52-21:08 WIB. Proses gerhana berakhir pukul 22:11 WIB.

Prosesnya, mulai pukul 18:48 WIB bagian bawah (sisi timur) purnama mulai tergelapi oleh bayangan bumi. Kemudian pukul 19.52 sampai 21:08 bulan menjadi gelap kemerahan saat seluruh purnama masuk ke bayangan inti bulan.

Warna merah disebabkan oleh pembiasan cahaya matahari oleh atmosfer bumi. Setelah itu secara perlahan cahaya purnama mulai tampak dari bagian kanan bawah (Timur). Dan proses gerhana berakhir pada pukul 22:11 WIB.

Apa itu supermoon dan blue moon?

Fenomena supermoon terjadi saat purnama bulan berada dalam jarak terdekatnya dengan bumi sehingga ukuran bulan ini menjadi 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang daripada biasanya.

Sedangkan blue moon adalah bulan purnama yang terjadi dua kali dalam satu bulan kalender. Gerhana bulan terjadi ketika saat bulan purnama bumi menutupi bulan sehingga bulan tertutupi oleh bayangan bumi. Orbit bulan mengelilingi bumi berbentuk elips sehingga jarak bumi dengan bulan selalu berubah.

Nah, tiga fenomena yang terjadi secara bersamaan ini pada 31 Januari 2018 diawali dengan gerhana sebagian, diikuti dengan gerhana total, gerhana parsial lagi, dan bulan sepenuhnya terlepas dari bayangan bumi.

Proses gerhana bulan ini terbagi menjadi beberapa tahap, yaitu tahap gerhana parsial, gerhana total, dan gerhana parsial. Proses gerhana berlangsung sekitar empat jam.

sigabah.com | nahimunkar.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *