Bedah Buku Seteru Umat: Harus ada yang Merangkul

BANDUNG (sigabah)—Ketua Pesantren Sastra (Pesat) Pemuda Persatuan Islam kembali menerbitkan hasil pemikirannya dalam sebuah buku berjudul Seteru Umat, pada Festival Literasi Hari Buku Sedunia di Aula Lt. 4 Dispusipda Jawa Barat pada Kamis (25/4/2019).

Buku berlatar merah dengan ilustrasi piring pecah tersebut memanggungkan sesuatu yang sudah akrab di masyarakat, baik dalam bernegara, berbangsa, dan berjamiyyah, yakni perseteruan. Di dalamnya terdapat 30 fragmen atau bab dengan ciri khas berbeda yang dapat dinikmati dan direfleksikan.

“Di samping itu, selain saya membahas perseteruan umat, saya juga membahas terkait kekuatan literasi umat. Ini yang memang masih perlu diberdayakan, masih perlu dimaksimalkan, khususnya di lingkungan jamiyyah sendiri, umumnya di bangsa kita, karena memang kesadaran literasi ini masih rendah,” kata Kang Aldy.

Selain itu, lanjut Kang Aldy, buku karya solo ke-16 ini berada dalam pantauan dan arahan dari Ustaz Amin Muchtar dan Ustaz Eka Permana selaku Ketua Umum Pemuda Persis.

Di akhir, Kang Aldy berpesan bahwa setiap perbedaan itu bisa diselesaikan, baik di pihak yang pro maupun yang kontra. Asalkan, catatannya, ada yang merangkul.

“Ini pernah terjadi pada guru-guru kita. Tapi dengan bijaknya, mereka juga bisa merangkul orang-orang yang berbeda itu agar punya satu pandangan, meskipun dasar pandangan mereka tetap berbeda,” tutup Kang Aldy (/IF)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *