Asal usul panggilan Ibnu Hajar, (Si Anak Batu)?

Nama lengkapnya: Ahmad bin Ali bin Muhammad bin Muhammad bin Ali bin Ahmad. (nama aslinya Bukan Zaid seperti yg beredar di youtube).

Lahir di Asqolan. Sumber lain menyebutkan Lahir di sebuah desa Tepi Sungai Nil, 12 Sya’ban 773 H. Wafat di Mesir Akhir Zulhijah 852 H.

Seorang ulama besar di segala bidang terutama ulumul hadits dan fikih yg tidak ada tandingan di zamannya. Bermazhab Asy’ariyah dlm Aqidah dan Syafiiyah dalam Fikih.

Benarkah diberi panggilan (kunyah) Ibnu Hajar, Si Anak Batu, karena lagi kecilnya kurang kuat hapalan, kemudian melihat air yg menetes di batu dan membolonginya.

Ia mengambil pelajaran dari batu yg keras bolong dengan tetesan air sehingga ia meningkatkan belajarnya dan kemudian menjadi cerdas. Dari situ ia diberi panggilan Ibnu Hajar (Anak Batu).

Cerita itu tidaklah berdasar. Sebab sejak kecil beliau sudah hafal Quran dan belasan kitab pelajaran hadits dan fikih.

Sebutan Ibnu Hajar adalah nisbat kepada salah seorang Kakeknya yang amat zuhud dan pendiam, sehingga dipanggil Putra Batu (Ibnu Hajar). Dalam riwayat lain, “Ibnu Hajar” adalah nisbat kepada nenek moyangnya keluarga Hajar yaitu satu Kaum yang mendiami wilayah selatan negeri Jarid.

Wallahu Alam bis shawab.

(By. Dr. Jeje Zaenudin – Abu Himam)

Referensi:

  1. Al Badrul Thali’ karya Imam Asy Syaukani.
  2. Dzail Tazkiratul Huffazh, karya As Suyuthi.
  3. Syadzaratu Dzahab, karya Ibnul Maad

persis.or.id | sigabah.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *